Ketua DPRD Ponorogo Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi Rakyat dalam Musrenbang RKPD 2027
Ketua DPRD Ponorogo Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi Rakyat dalam Musrenbang RKPD 2027
PONOROGO, Media Jatim News – Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menghadiri dan memberikan sambutan dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Ponorogo untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Acara strategis ini digelar di Gedung Sasana Praja, Ponorogo, pada Kamis (12/3/2026).
Dalam pidatonya, politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan kompas strategis untuk menentukan arah masa depan Bumi Reog. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan dengan kebutuhan riil masyarakat yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029.
Dwi Agus Prayitno menyoroti bahwa berdasarkan hasil reses DPRD, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh permintaan perbaikan kualitas infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan penghubung antar kecamatan.
"Pembangunan infrastruktur harus mampu menghubungkan kawasan produksi dengan distribusi serta membuka pusat-pusat ekonomi baru. Bukan sekadar pembangunan fisik semata, tapi harus memperkuat aktivitas ekonomi rakyat," tegas Dwi Agus.
Selain infrastruktur, ia mendorong agar RKPD 2027 memprioritaskan pemberdayaan ekonomi melalui penguatan UMKM, koperasi, dan Bumdes. Hal ini sejalan dengan tema Musrenbang tahun ini, yakni "Pemerataan Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat".
Target Makro dan Penurunan Kemiskinan
Ketua DPRD juga memaparkan sejumlah target makro pembangunan yang harus dicapai pada tahun 2027:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Ditargetkan mencapai 75,22.
Tingkat Kemiskinan: Ditekan hingga angka 7,6% (turun dari 9,11% pada tahun 2024).
Pertumbuhan Ekonomi: Berada di kisaran 4,8%.
Tingkat Pengangguran Terbuka: Ditargetkan turun menjadi 3,9%.
Dwi menyebut, sebagai representasi rakyat menyatakan komitmen DPRD Ponorogo untuk terus menjalankan fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan secara ketat. Ia ingin memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Ponorogo memiliki peluang besar menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang kolektif untuk merumuskan masa depan yang lebih hebat, harmonis, dan amanah," pungkas pria yang dikenal santun namun tegas ini.
Acara ini dihadiri oleh Plt Bupati Ponorogo Hj Lisdyarita, Perwakilan dari Bappeda Jawa Timur, Bakorwil Madiun, anggota DPRD Ponorogo, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, media masa, serta berbagai stakeholder pembangunan di Kabupaten Ponorogo.(nur)

