BREAKING NEWS

KDMP Ponorogo Raih Peringkat 9 Nasional, Dandim 0802 Siap Kawal Distribusi Barang Subsidi Program Prabowo-Gibran

KDMP Ponorogo Raih Peringkat 9 Nasional, Dandim 0802 Siap Kawal Distribusi Barang Subsidi Program Prabowo-Gibran


PONOROGO, Media Jatim News – Komando Distrik Militer (Kodim) 0802 Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal Program Strategis Nasional (PSN). Hal ini ditegaskan oleh Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers di Gedung Pamungkas, Senin sore (9/3).

Dalam paparannya, Letkol Arh Farauk mengungkapkan capaian signifikan Kabupaten Ponorogo dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang kini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional

Pembangunan infrastruktur KDMP di Ponorogo menunjukkan progres yang membanggakan. Dari total target yang dicanangkan, Ponorogo berhasil menempati posisi strategis dalam peta pembangunan nasional.

"Peringkat 6 di Jawa Timur, Peringkat 9 secara Nasional," ucapnya.

Dikatakan, progres pembangunan, Saat ini terdapat 226 unit yang sedang dibangun, dengan 36 unit di antaranya telah selesai 100%, termasuk proyek percontohan di Desa Singosaren.

"Awalnya kami sempat ragu karena ini hal baru bagi Kodim. Namun dengan kerja keras seluruh pihak, termasuk tukang lokal dan konsultan teknis, kita bisa membuktikan bahwa Ponorogo mampu bersaing di level Nasional," ujar Letkol Arh Farauk.

KDMP: Ujung Tombak Distribusi Barang Subsidi

Ke depan, lanjut Letkol Arah Farauk KDMP tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, melainkan sebagai wadah pengelola seluruh barang subsidi pemerintah. Hal ini merupakan implementasi nyata dari Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945, di mana kekayaan alam dikelola negara untuk kemakmuran rakyat.

Beberapa komoditas utama yang akan dikelola oleh KDMP meliputi:

- Gas LPG: Memastikan distribusi tepat sasaran hingga ke pelosok desa.

- Pupuk Subsidi: Menghapus kendala kelangkaan pupuk yang sering dikeluhkan petani.

- Swasembada Beras: Menjadi rantai pasokan utama untuk mendukung program ketahanan pangan.


Selain itu untuk produk lokal, mengelola potensi wilayah, seperti distribusi dan pengolahan susu sapi dari wilayah Pudak.


Mendukung Visi Prabowo-Gibran

Program ini selaras dengan visi kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam percepatan swasembada pangan yang telah dicanangkan sejak awal Februari lalu.


Manfaat Utama Program Bagi Masyarakat:

Efisiensi Distribusi, memotong rantai distribusi yang panjang sehingga harga barang subsidi tetap stabil sesuai aturan pemerintah.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal, melibatkan tenaga kerja dan tukang lokal dalam pembangunan, serta menggerakkan UMKM desa melalui koperasi.

Ketahanan Pangan, memastikan ketersediaan benih, pupuk, dan hasil panen terintegrasi dalam satu sistem yang transparan.

"Kita butuh amplifier untuk program-program ini agar masyarakat paham bahwa pemerintah hadir. Peran media sangat penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai manfaat besar KDMP ini," pungkas Dandim. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar