Wujudkan Kepedulian, Dinsos Ponorogo dan Tagana Salurkan Bantuan bagi Keluarga Korban 4 Anak Tenggelam di Jambon
Wujudkan Kepedulian, Dinsos Ponorogo dan Tagana Salurkan Bantuan bagi Keluarga Korban 4 Anak Tenggelam di Jambon
PONOROGO, Media Jatim News – Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah.
Pada Senin (9/2), tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) menyambangi rumah duka empat anak yang menjadi korban musibah tenggelam di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2026) lalu, saat anak-anak tersebut sedang bermain di sungai. Adapun para korban diketahui berinisial J (7), serta A, S, dan A yang masing-masing masih berusia 5 tahun.
Bentuk Empati dan Dukungan Pemerintah
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Dinsos P3A dan Tagana menyerahkan bantuan paket sembako kepada masing-masing keluarga korban sebagai bentuk dukungan moral dan materiil. Setiap keluarga menerima dua paket sembako sebagai wujud rasa belasungkawa dari pemerintah daerah.
Koordinator Tagana Dinsos P3A Ponorogo, Harjuni, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Kami datang sebagai perwakilan dari pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial untuk menyampaikan rasa turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban," ujar Harjuni saat menyerahkan bantuan pada Senin (9/2).
Selain menyalurkan bantuan, Harjuni juga memberikan pesan khusus terkait keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar, terutama saat bermain di area yang berisiko seperti sungai.
Pentingnya Pengawasan: Harjuni berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Perhatian Ekstra: agar orang tua lebih ketat dalam memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama yang masih berusia dini.
Pencegahan: Kewaspadaan lingkungan sangat diperlukan agar musibah yang sebenarnya bisa dihindari tidak perlu terjadi lagi.
Kegiatan penyaluran ini turut didampingi oleh perangkat desa setempat (Kamituwo) untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh keluarga yang bersangkutan.
Melalui aksi ini, diharapkan beban psikis dan ekonomi keluarga korban dapat sedikit teringan. (nur).


