Dinsos P3A Ponorogo Gerak Cepat: Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana dan Korban Musibah di Bulu Lor, Jambon
Dinsos P3A Ponorogo Gerak Cepat: Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana dan Korban Musibah di Bulu Lor, Jambon
PONOROGO, Media Jatim News – Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menunjukkan komitmen dan kepedulian nyata terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
Pada Kamis (12/2), tim Taruna Siaa Bencana (TAGANA) menyambangi rumah duka di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kunjungan ini dilakukan menyusul kabar duka atas ditemukannya seorang siswa SMP yang sempat dinyatakan hilang selama tiga hari dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur.
Tak hanya di Jambon, di hari yang sama tim Tagana juga menyisir tiga desa lainnya, yakni Desa Gombak, Crabak, dan Maguwan, untuk menyalurkan bantuan bagi keluarga yang terdampak bencana alam.
Dukungan moral dan materiil, sebagai bentuk dukungan moral dan materiil, perwakilan Dinsos P3A dan Tagana menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masing-masing keluarga. Setiap keluarga menerima dua paket sembako sebagai wujud rasa belasungkawa dan kehadiran pemerintah daerah di tengah kesulitan warga.
Koordinator Tagana Dinsos P3A Ponorogo, Harjuni, yang memimpin langsung penyaluran tersebut menyatakan bahwa kehadiran mereka merupakan mandat langsung dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
"Kami datang sebagai perwakilan pemerintah kabupaten melalui Dinas Sosial untuk menyampaikan rasa turut berduka cita yang mendalam. Semoga kehadiran kami bisa memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar Harjuni saat berada di rumah duka Desa Bulu Lor.
Selain menyerahkan bantuan, Harjuni juga memberikan pesan khusus kepada masyarakat luas agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, terutama yang menyangkut keselamatan anak-anak dan ancaman cuaca ekstrem.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak kita. Selain itu, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam diharapkan selalu siaga dan segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya," tambahnya.
Kegiatan ini turut didampingi oleh perangkat desa setempat (Kamituwo) guna memastikan bantuan diterima langsung oleh pihak keluarga. Melalui aksi cepat tanggap ini, diharapkan beban psikis maupun ekonomi keluarga korban dapat sedikit teringankan. (nur).



