Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Sukorejo Berikan Penyuluhan Bullying di SDN 1 Sidorejo
Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Sukorejo Berikan Penyuluhan Bullying di SDN 1 Sidorejo
PONOROGO, Media Jatim News – Guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, Polsek Sukorejo menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) terkait bahaya bullying atau perundungan bagi siswa-siswi serta wali murid di SDN 1 Sidorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono, S.H., M.H., didampingi jajaran Kanit Binmas dan anggota Polsek Sukorejo lainnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah SDN 1 Sidorejo, Ibu Ika Muspika Sari, M.Pd., serta sekitar 56 peserta yang terdiri dari wali murid dan siswa.
Dalam arahannya, IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono menekankan bahwa perilaku bullying, baik secara verbal maupun fisik, dapat memberikan dampak jangka panjang yang merusak bagi masa depan anak.
"Pembinaan ini kami laksanakan agar para pelajar benar-benar memahami bahwa perundungan bukan hal yang bisa disepelekan. Bullying akan berdampak buruk pada psikis, tidak hanya bagi korbannya, tetapi juga bagi pelakunya sendiri," ujar IPTU Agus Tri Cahyo Wiyono.
IPTU. Agus juga mengajak para orang tua dan guru untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah deteksi dini tindakan perundungan di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Selain materi mengenai bullying, Polsek Sukorejo juga membekali siswa dengan materi tambahan yang disampaikan oleh Kanit Binmas Aipda Usman Effendi dan Bripka Rahmawaty.
Rangkaian acara ditutup dengan Deklarasi Lingkungan Anti Narkoba sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga generasi muda Ponorogo dari pengaruh zat terlarang.
Sementara Kepala Sekolah SDN 1 Sidorejo, Ibu Ika Muspika Sari, mengapresiasi langkah proaktif Kepolisian. Menurutnya, kehadiran Polri di sekolah memberikan rasa aman sekaligus edukasi hukum yang sangat dibutuhkan oleh tenaga pendidik dan wali murid.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan masyarakat. (nur/tnt).

