BREAKING NEWS

60 Tahun Didera Kebanjiran, Sawah 450 Hektar di 5 Desa Terlantar, Tokoh Masyarakat Minta Bantuan Anggota DPR RI Ali Mufthi

60 Tahun Didera Kebanjiran, Sawah 450 Hektar di 5 Desa Terlantar, Tokoh Masyarakat Minta Bantuan Anggota DPR RI Ali Mufthi 

PONOROGO, Media Jatim News – Persoalan air menggenangi sawah dan kesulitan irigasi yang sudah berlangsung selama 60 tahun di lima desa mencuat kembali. Akibatnya, lahan persawahan seluas total 450 hektar di wilayah tersebut dilaporkan tidak bisa ditanami. 

Tokoh masyarakat setempat, Mujiono, menyampaikan keluhan ini secara langsung dan memohon bantuan Anggota DPR RI, Ali Mufhti, untuk mencarikan solusi permanen.

Lima desa yang mengalami permasalahan lahan ini adalah Desa Bringinan, Desa Sendang (Kecamatan Jambon), Desa Sedarat, Desa Purworejo, Desa Tatung (Kecamatan Balong). 

Total luas lahan yang tergenang air mencapai kurang lebih 450 hektar.

​Mujiono mengungkapkan bahwa perjuangan untuk mengatasi masalah ini sudah dilakukan sejak lama, bahkan sejak tahun 1980. Ia menyebut upaya yang dilakukan sejauh ini selalu terhenti di tataran wacana.

​"Saya itu sejak dulu, mulai 98 itu berjuang, berjuang, berjuang terus. Dulu tempatnya Samuji, Kepala Dinas Pengairan. Ternyata jawaban semua itu hanya mengingat menimbang, mengingat menimbang, Pak," ungkap Mujiono, Jum'at (12/12) saat reses Ali Mufthi di Desa Sumberejo Kecamatan Balong.

Minimnya Dana Normalisasi dan Harapan kepada DPR RI

​Mujiono menyoroti bahwa upaya normalisasi yang pernah dilakukan sebelumnya dirasa jauh dari kata cukup. Ia menyebut alokasi dana dari daerah untuk normalisasi lahan seluas 450 hektar itu hanya sekitar Rp 126 juta yang dibagi untuk tiga desa.

​"Prenggok (salah satu wilayah yang mengeluh) yang keluhan seperti itu hanya mendapat Rp 40 juta, Pak, untuk normalisasi. Akhirnya saya itu menangis sama kawan-kawan lurah," jelasnya.

​Ia juga mengeluhkan bahwa proposal pengajuan bantuan di tingkat daerah kerap kali terhambat atau tertutup oleh pihak lain.

​Menyikapi kondisi tersebut yang sudah berlangsung selama enam dekade, Mujiono secara khusus meminta kepada Anggota DPR RI, Ali Mufhti, untuk turun tangan.

​"Sekarang minta tolong, jenengan sebagai wakil rakyat, alhamdulillah dengan Allah itu sudah diletakkan di sana, sebagai DPR RI. Tolong itu nanti namanya lima desa yang mengeluh seperti itu, Pak, tolong sangat diusahakan," pinta Mujiono.

​Ia berharap dengan adanya perhatian dari DPR RI, masalah pertanian yang tidak bisa ditanami selama 60 tahun ini dapat segera teratasi, dan aspirasi dari lima desa ini bisa sampai ke pusat di Jakarta. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar