BREAKING NEWS

Kesuksesan Desa Bringinan, Jambon, Jadi Rujukan Studi Tiru Desa Mategal, Magetan dalam Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan BUMDes

Kesuksesan Desa Bringinan, Jambon, Jadi Rujukan Studi Tiru Desa Mategal, Magetan dalam Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan BUMDes


PONOROGO, Media Jatim News – Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, kembali menunjukkan prestasinya sebagai desa mandiri yang menginspirasi banyak pihak. 

Terbukti, pada Minggu (29/12/2024) bertempat di Griyo Organik Pemerintah Desa Bringinan menerima kunjungan dari Pemdes Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan dalam rangka studi tiru, silaturahmi, dan belajar bersama.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mategal, Sugiono, membawa 70 orang yang terdiri atas perangkat desa, lembaga desa, dan anggota PKK. 

Tujuan utama kunjungan ini adalah mempelajari strategi Desa Bringinan dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan desa serta pengelolaan BUMDes.

Kepala Desa Mategal Sugiono menjelaskan bahwa Desa Bringinan dipilih karena berbagai prestasi yang telah diraih, termasuk pengelolaan kelembagaan desa yang baik dan keberhasilan dalam mengelola potensi lokal. 

"Kami berharap bisa meniru kelebihan dan kemajuan Desa Bringinan, khususnya dalam perencanaan APBDes yang efektif," ujar Sugiono.

Pun, Kesuksesan Desa Bringinan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemanfaatan potensi lokal dapat membawa perubahan besar. 

"Semoga inspirasi dari Desa Bringinan dapat membawa Desa Mategal menuju capaian serupa di masa depan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bringinan Barno dalam paparan Visi, Misi, dan Keberhasilan Desa, menyambut hangat rombongan dari Desa Mategal. 

Ia memperkenalkan visi desanya, yaitu "Sehat, Adil, Makmur, Sejahtera, Guyup Rukun, Ayem Tentrem," yang berfokus pada tiga aspek utama: kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur berbasis potensi lokal.

1. Kesehatan untuk Semua Warga, Desa Bringinan telah menerapkan program kesehatan yang komprehensif bagi warganya, mulai dari ibu hamil hingga lansia. Beberapa program unggulannya meliputi:

Penyuluhan kesehatan dan pemberian suplemen gizi bagi ibu hamil. "Fasilitas posyandu anak dan pospindu remaja," ucapnya.

Ada Program lansia melalui Kartu Bringinan Sehat (KBS) yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Bantuan untuk warga yang meninggal, termasuk kain mori dan kebutuhan pemakaman.

"Desa Bringinan di bidang kesehatan diakui secara nasional dengan penghargaan STBM Award pada tahun 2021 dari Kementerian Kesehatan RI," jelasnya.

2. Pendidikan Formal dan Nonformal, Pemdes Bringinan tidak hanya mendukung pendidikan formal hingga tingkat SLTA tetapi juga pendidikan nonformal, seperti Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ. Berbagai fasilitas seperti honor guru ngaji, seragam, dan buku untuk siswa baru disediakan secara rutin. 

"Desa juga mendorong pengembangan SDM melalui pelatihan dan kegiatan ekstra kurikuler," ujarnya.

3. Infrastruktur dan Potensi Lokal, dengan fokus pada sektor pertanian, Desa Bringinan telah membangun sumur pertanian terintegrasi untuk mendukung panen hingga tiga kali dalam setahun. 

"Di bidang ekonomi, BUMDes Bringinan mengelola Bringinan Mart, layanan pembayaran pajak motor, dan peminjaman modal bagi UMKM, yang semakin memperkuat kemandirian ekonomi desa," katanya.

Informasi didapat Desa Bringinan dari desa tertinggal pada 2013, kini Desa Bringinan telah menjadi desa Mandiri pada 2022—sebuah capaian yang membanggakan.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan saling memberikan penyerahan cinderamata. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar