BREAKING NEWS

Lahan Bambu Terbakar, Puluhan Tanaman Duren dan Apokat Hangus Mati, di Ponorogo

Lahan Bambu Terbakar, Puluhan Tanaman Duren dan Apokat Hangus Mati, di Ponorogo 


PONOROGO, Media Jatim News - Sebidang lahan bambu milik Hadi (48) di dukuh Gempol Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Senin (19/8) lalu terbakar. 

Peristiwa kebakaran tersebut dikeluhkan Hadi, pasalnya kejadian serupa juga terjadi pada tahun 2023 mengakibatkan tanaman duren dan apokat miliknya ikut habis terbakar.

Diduga ada percikan api  membakar daun kering di sungai dan merembet.

"Benar, pada hari itu, Senin (19/8) Saya mulai pagi sampai sore ikut panitia di Balai Desa dalam rangka persiapan wayang kulit. Ada yang memberi tahu kalau ada kebakaran pohon bambu diladang Saya," kata Hadi.

Lanjut Hadi, pihaknya mendatangi lokasi pukul 18.00 wib yang tidak jauh dari rumahnya sekitar 500 meter, ternyata sudah habis terbakar.

"Ikut terbakar, tanaman durian dan apokat yang kita tanam satu tahun yang lalu. Lokasi dipinggir sungai dan lahan produktif," ucapnya dengan nada kesal.

Dia juga menerangkan, kalau pohon duren dan apokat yang ditanam usia satu tahun, tinggi pohon sudah 30 - 40 cm, semua ikut habis terbakar.

"Saya tahu-tahu sudah terbakar habis, api sebagian sudah mati. Mungkin api mulai pagi, dan saya tahunya sore. Sama warga hanya dipisahkan agar api tidak terus merembet," jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Bulu Lor Agus Irawan saat dikonfirmasi atas kejadian itu mengatakan, pihaknya mengharapkan kepada semua warga saat ini lagi musim kemarau dan cuaca panas, jadi berhati-hati saat membakar sampah atau daun kering.

"Lokasinya itu di pinggir sungai, mungkin saat membakar daun kering tidak dijaga akhirnya merembet. Jadi, unsur kesengajaan sangat kecil, ini menurut Saya," ujarnya.

Harapan Saya sebagai kepala Desa dengan kejadian tersebut menghimbau kepada warga hati-hati dimusim kemarau saat mau membakar sampah atau daun kering. 

"Harus cermat dan berhati-hati saat mau membakar sampah atau daun kering, jangan sampai berdampak mengganggu atau merugikan tanaman orang lain," tambahnya. 

Kepala Desa Bulu Lor juga meminta himbauan ini diindahkan oleh seluruh warga sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar